Wednesday, 17 October 2012

Pengalaman Pertama HSG

Bermodalkan surat pengantar dari Dr Farah Dina, SPOG akhirnya saya akan melakukan proses HSG pertama kali nya. Kata Dr kalo mau melakukan program dia harus yakin dulu salurannya tidak ada yang tersumbat, karna kalo ada yang tersumbat percuma juga di tekankan harus minum vitamin atau obat penyubur. HSG itu dengan catatan bisa dilakukan jika hasil tes pada suami normal yahh....
Pencarian rumah sakit untuk melakukan proses HSG pun di mulai, kenapa ga di Hermina? karna di hermina penanganannya akan di lakukan oleh dokter laki-laki. jelas-jelas saya akan menolak itu karna yang selama ini di periksa dokter perempuan aja untuk USG Trans V saya bener-bener risih. Berikut Rumah sakit yang saya telfon:
  • 1. Rumah Sakit AZRA Bogor
    Jl. Raya Pajajaran 219, Bogor 16153 , No Telfon : 0251 - 8318456 , 8370349 Biaya HSG + Obat kurang lebih disuruh sediain dana Rp 950.000,- (Dokter yang menangani Laki-laki)
  • 2. Rumah Sakit PMI Bogor
    Jl. Raya Pajajaran No.80. Kategori: No. Telp : 0251-8324080 Biaya kurang lebih Rp 800.000 an atau lebih Yang nangani dokter laki-laki
  • 3. Rumah Sakit Karya Bakti Bogor
    Jl. Dr. Semeru No. 120. Bogor, Jawa Barat. Nomor Telepon: 0251-8312292 Biaya kurang lebih disuruh sediain dana RP 950.000,- (Dokter yang menangani Perempuan)
  • 4. Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta
    Jl. Jl. LetJend. S.Parman Kav. 87 Slipi Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia Phone: (021) 5668284 (Dokter yang manangani Perempuan), tapi di telfonnya susah dan yang ngelayani rada sombong.
Akhirnya diputuskan Melakukan Proses HSG di Rumah sakit Karya Bakti bogor (dengan pertimbangan dekat dengan rumah dan dokter yang menangani perempuan). Apa sih HSG itu? HSG atau histerosalpingografi. Tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi saluran teluran seorang perempuan. Mengapa diperlukan pemeriksaan saluran telur? Tak lain karena kehamilan hanya mungkin terjadi bila sel telur bertemu dengan sel sperma. Pertemuan ini terjadi di ampula tuba (bagian saluran telur yang melebar).
Untuk mencapai lokasi tersebut, sel sperma harus melalui perjalanan panjang. Yakni dari liang vagina terus menuju mulut leher rahim lalu ke rahim dan selanjutnya saluran telur. Sementara sel telur, setelah lepas dari indung telur akan ditangkap oleh “tangan-tangan” (fimbrae) saluran telur lalu berjalan menuju ampula.
Nah, bila pada saluran telur terdapat perlekatan atau sumbatan, maka pertemuan antara sel telur dan sel sperma tadi tidak akan terjadi. Ini berarti kehamilan pun tidak terwujud. Kalaupun perlekatan itu masih bisa meloloskan sperma, mungkin saja terjadi kehamilan. Namun kehamilan tersebut akan terjadi di luar kandungan atau yang paling sering terjadi adalah kehamilan tuba.
HSG dilakukan dengan menyemprotkan cairan yang mengandung zat kontras ke dalam rongga rahim melalui vagina. Kemudian dilakukan foto rontgen hingga akan terlihat apakah zat kontras tersebut masuk ke dalam saluran telur atau tidak. Bila masuk, berarti bebas dari perlekatan atau penyumbatan yang dalam istilah medis disebut paten. Sebaliknya bila zat kontras tidak dapat memasuki saluran telur, berarti ada penyumbatan yang lebih dikenal dengan istilah saluran telur nonpaten.
Hanya saja pemeriksaan khusus ini tidak dapat dilakukan sembarang waktu. Waktu pemeriksaan yang tepat adalah hari ke-9, ke-10 atau ke-11 dalam siklus haid (dihitung sejak hari pertama mendapat haid). Umumnya saat memasuki hari ke-9, haid telah selesai dan belum terjadi ovulasi (dilepaskannya sel telur dari indung telur).
Mengapa harus dilakukan setelah haid selesai? Ini dimaksudkan agar cairan kontras tadi tidak ikut masuk ke pembuluh darah yang saat menstruasi dalam keadaan terbuka. Kalau sampai ikut masuk dikhawatirkan akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. Pemilihan hari-hari yang diasumsikan belum terjadi ovulasi sebagai hari pemeriksaan pun bertujuan agar tidak mengganggu sel telur yang akan dilepaskan oleh indung telur. Memasukkan cairan yang mengandung zat kontras ke dalam saluran telur dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas sel telur.
Secara teknis, pelaksanaan HSG biasanya menimbulkan rasa nyeri dan tak nyaman karena cairan yang mengandung zat kontras tadi disemprotkan melalui vagina. Akan tetapi bila yang bersangkutan merasa takut, dapat dilakukan pembiusan lokal guna mengurangi rasa nyeri.
Saat datang ke rumah sakit rada deg-deg an, dan pake dingin ni tangan karna gugup. Akhirnya karna suami terus menenangkan berusaha ketawa ketiwi ajah. pas giliran di panggil baru deh deg2 an lagi...karna suami ga ikutan ke dalam hiks..hiks... didalam ruangan spt ruang bedah gitu deh..., ada kamar mandi dan ruang ganti baju . Tapi yah gitu deh Rumah sakit karya bakti bogor itu spt nya rumah sakit lama di bogor jadi yahh fasilitas di dalammnya itu jauh lah kalo di bandingkan hermina. Rumah Sakit karya bakti itu fasilitasnya spt fasilitas rumah sakit pemerintah.
oke Back to the topic setelah ganti baju dari rumah sakit bener2 ga pake celana dalam disuruh telentang di meja operasi terus tu meja di geser2 biar pas buat di foto. nunggu beberapa menit sampe posisi tubuh pas dokter nya datang terus di masukin deh tu selang2 melalui my MISS V...kesannya ngiluuuuuu......terus di masukin cairan kontrasnya ....pada saat cairan kontrasnya masuk tidak boleh ngeden ...dan ada perasaan mules sedikit spt saat menstruasi...
Saat Kondisi cairan sudah stabil masuk dalam saluran telur kita, baru deh di jepret2.. buat di rontgen...buat tau tu cairan masuk atau gak. udah selesai kelar...gitu keluar udah di bayar ma suami ...ternyata cuma habis biaya 750 rb an...itu pun udah plus obat ..alhamdulillah....hemat.

No comments:

Post a Comment